Sam, ini kita mulai program pemasarannya dari mana? Sebuah pertanyaan tipikal. Kali ini yang menyampaikan adalah owner Roti Gembong Juanda, partner, klien, sekaligus sahabat Saya, Juni Ananda.

.

Saya bilang, paling tidak, tim regulernya diinstall dulu. Apa isi dan komposisi dari tim regulernya? Simpel saja : Tim Offline dan Tim Online. Tim Offline disarankan melekat pada outlet yang beroperasi. Sebagai konsultan pemasaran untuk para pebisnis kuliner alias para #LaperPreneur, kerangka berpikir dan mode yang digunakan oleh iMARKS memang relevansinya diperdalam dan dipertajam untuk bisnis kuliner. Tiga pilar pemasukan di bisnis kuliner, yakni Dine In (DI), Carry Out (CO), dan Big Order (BO) dikawal handal oleh tim offline, tim darat alias infanteri, pasukan tempur utama. Posisi ini perlu diisi oleh kandidat yang memiliki network luas, mobilitas tinggi, dan luwes dalam komunikasi u/ melakukan negosiasi dan menjalin relasi.

.

Tim online diumpamakan sebagai tim serangan udara, para fighter pilot yang melakukan pengintaian udara, melakukan tembakan pertahanan alias suppressing fire, dan juga melakukan serangan udara jika diperlukan. Tim online umumnya mengakomodasi tiga fungsi, yakni : Conceptor, Content Creators, dan Content Distributor. Hal ini dipisahkan agar masing-masing menjadi fokus dengan tugas pokok dan fungsinya.

.

Conceptor memikirkan campaign yang akan dilakukan, dengan mempertimbangkan 3 aspek global, yakni dari aspek : customer, competitor, dan company. Perlu sosok sosok yang kuat mikir, analisisnya dalam, dan mampu memberikan rekomendasi-rekomendasi campaign yang efektif dan efisien.

.

Content Creators merupakan ruang para kreatif, para pengemas ide dan menuangkannya dalam karya karya yang gak kepikir, cerdas mengemas, sekaligus inheren dengan campaign yang ditentukan. Skill multimedia jadi kunci kompetensi tim ini. Penguasaan device, skill mengoperasikan kamera untuk foto dan video, editing, dan tentu saja, menghasilkan karya. Pastikan, content creators sudah dipandu dengan Graphic Standard Manual (GSM) yang baku sebagai landasan dan rujukan.

.

Content Distributors adalah para penyebar informasi, para jurkam alias juru kampanye. Mereka adalah avatar pengendali akun media sosial dan instant messengers di perusahaan kita. Kriterianya? Tentu kudu gawl dan kewl, perlu u/ eksis dan hits, kekinian dan luas wawasan, pastinya memuat sifat : aktif dan responsif.

.

Hebatnya, di fase awal sebuah bisnis dibangun, banyak hal ini ditelateni dan digarap sendiri oleh Sang Owner! Duuuh, gag capek Pak? Nggak pusing Bu? Sudah, lekas sana ambil air wudhu, tunaikan sholat taubat, dan beri kesempatan kami bantu-bantu, barangkali Allah jodohkan, insyaAllah MoU kita akan banyak mendapat kemudahan.

.

Salam Pertumbuhan!

.

Faizal Alfa

PT Fortuna iMARKS Trans

Marketing Development Partner

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Go Top