Pergantian bulan, eh mau juga pergantian tahun, apakah sudah merencanakan program promo? Apakah sudah ada ploting anggaran marketingnya? Atau mau mengalami hal yang sudah pernah terjadi, dimana ada promo, oke laku keras, pengunjung banyak yang datang, namun setelah akhir promo dirasa kq ndak ada untungnya. Yah dapat capek doang ini.

Marketing kalender adalah rancangan rencana yang lengkap untuk kegiatan marketing dalam kurun waktu tertentu. Budgeting marketing, program promo, anggaran promo, sampai pada summari dengan budget marketing yang tersedia akan mendapat profit margin berapa. Cukup lengkap dan bisa dijadikan landasan atau rel dalam menjalani kurun waktu yang tertulis.

Berikut adalah contoh tampilan dari poin2 marketing kalender

Kota :Malang
Bulan :Desember
Outletada deh
Plan Budget Marketing :RpxxxxTarget Omset DesRpyyyyy
NOSetting Promo dan ProdukPerhitungan Harga (yang putih sudah ada rumusnya)Target Penjualan (yang putih sudah ada rumusnya)Marketing / Campaign
Tanggal PromoMedia (reguler, grab food, go food, event)OutletTemaSyarat dan Ketentuan (opsional)ProdukHarga Jual Asli (Gross Omset)Total Potongan (Budget Produk)Nett OmsetTotal HPPGross ProfitMarginTarget Penjualan (pcs)Budget ProdukTarget Nett OmsetTarget Gross ProfitTarget Segment (Opsional)Campaign Online / Offline (Opsional)Budget Campaign

Bentuk summarynya

Summary Budgeting
Plan BudgetRpxxxxxx
Alokasi Budget Produkccccccc
Alokasi Budget Campaign0
Sisa BudgetRpvvvvvvv
Total Nett Omsetbbbbbbb
Total Gross Profitnnnnn

Fungsi agar kita tidak nyasar atau tidak offside. Ketika kita membuat promo kontrol masih bisa kita atur. Saat prosi mulai habis, maka promo bisa kita hentikan.

Sudah pernah membuat marketing kalender? Punya masalah saat bikin?

November

Handy Priyanto

PT. FORTUNA IMARKS TRANS

Konsultan Pemasaran Restoran

Comments (1)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Go Top