O : Orang
FA : Faizal Alfa

O :
Sam, Aku mau mempatenkan merekku usahaku, bisa bantu?

FA :
Onde mande, mau jawaban pendek atau jawaban panjang?

O :
Jawaban panjang bagaimana?

FA :
Jadi begini, secara istilah kurang tepat. Paten dan merek, itu dua hal yang berbeda. Paten itu untuk penemuan atas sesuatu, sedangkan merek adalah nama dan simbol. Dari kebutuhannya, Saya pikir, itu yang dibutuhkan adalah : Pendaftaran Merek. Bisa saja, ada 3 cara mendaftarkan merek : lewat fasilitas dinas, mengurus sendiri, atau, lewat biro jasa legal. Saya bisa bantuin lewat cara yang ketiga.

O :
Oh ternyata,
Jadi, begitu ya.
Kalau jawaban pendek Sam?

FA :
Jadi begini, mendaftarkan merek, pada prinsipnya adalah jalur legal untuk mengklaim bahwa merek (nama dan simbol) yang Kita gunakan untuk usaha, memang aman dan dapat Kita gunakan tanpa permasalahan. Sifatnya sebaiknya antisipatif dari awal, jadi bahkan sebelum usaha dijalankan, diamankan mereknya, jangan nunggu membesar baru diurus, atau, jangan nunggu pas lagi susah dan kena masalah.

O :
Katanya daftar merek GRATIS Sam?

FA :
Nah ini, kalau yang dimaksud melalui dinas terkait, misalnya Dinas Koperasi dan UKM, atau Dinas Perindustrian dan Perdagangan, istilah yang tepat, bukan gratis, tapi difasilitasi dinas. Bisa disubsidi, atau, ditanggung sepenuhnya. Ke Kemenkumham nya ya tetap bayar juga.

Jadi, gratis? Menurut Saya, tetap bayar juga sih, bayar pakai YEN.

YEN kenal sama orang dinas
YEN termasuk usaha binaan
YEN lagi ada slot
YEN usahane sampean termasuk yang kebagian

Dan, Saya pesenin, kalau ikut fasilitas begini, ada aturan tidak tertulis ya :

  1. Gak bisa keburu buru, kan gratis
  2. Gak bole cerewet, kan gratis
  3. Gak bole banyak mintanya, kan gratis

Sampai sini paham ya?

O :
Oke paham Sam, kalau mau ngurus sendiri?

FA :
Bisa aja, boleh aja, biayanya pasti lebih rendah.

Tapi Saya bilangin ya, Sampean palingan ngurus begini kan satu dua kali, untuk mereknya sendiri. Ada berkas yang perlu dilengkapi, ada prosedur yang perlu diikuti, lokasinya Kemenkumham juga pasti di Jakarta.

Maka, bersiaplah :

Penuhi kelengkapan berkas
Pelajari urutan prosedur

Mendaki gunung, lewati lembah, sungai mengalir indah, ke samudra

Bersama teman, bertualang

Tempat yang baru belum pernah terjamah

Intinya, banyakin stok sabar, tabah, dan tawakal. Sering sering liat sinetron : Ku Menangis, dan teladani kesabaran, ketabahan, dari barisan para istri yang tetap setia meski di kuya kuya.

O :
Oke Sam, sudah sudah, stop, Saya sudah bisa membayangkan seramnya suasana……, cukup…., cukup…..

Kalau lewat biro jasa legal?

FA :
Logo, KTP, Email, HP, Alamat, udah

O :
Gitu doang?

FA :
Heemtalah, dikasi praktis, bilang gitu doang

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Go Top