Siapa yang lebih mudah terpikat dan tertarik dengan diskon? Laki laki atau perempuan? Mas Mas atau Mbak Mbak? Bapak Bapak atau Ibu Ibu?

.

Mudah ditebak, pasti kaum Hawa yang jadi juaranya, 😘😘😘. Diskon dan perempuan, aaah, susah itu dipisahkan. Bayangkan sedang jalan-jalan di Mall, lalu ada papan bertuliskan diskon baju, dengan harga normal diatas satu juta, lalu harga reguler dicoret, dan ditampilkan harga baru atau harga diskonnya yang sisa cuma ratusan ribu, kira-kira apa yang terjadi? Kalap pastinya, sudah jalan terlewat pun, bisa-bisa sang perempuan jalan mundur lagi, atret kalau orang Jawa bilang, moonwalk ala Michael Jackson kalau orang bule bilang, swag kalau pakai istilah kids jaman now.

.

Harga coret atau prosentase potongan adalah opsi opsi teknik diskon yang kerap digunakan. Di banyak bidang bisnis, lumrah dilakukan. Di bisnis kuliner, nggak beda dan sama rupa serta nampaknya. Aaah, siapa yang menolak makanan enak, sajian istimewa, dengan harga yang lebih rendah daripada harga biasanya?

.

Rumus untuk menerapkan diskon adalah, jika HPP produk kuliner kita cukup rendah dengan gross profit yang cukup tinggi untuk diutak-atik dengan berbagai aksi promosi. Ini catatan pentingnya, karena diskon berapa coret bagaimana, pada prinsipnya adalah langkah lanjutan saja, setelah langkah utama sudah dipenuhi syaratnya.

.

Intinya jangan latah ya. Kenapa melakukan diskon? Karena kompetitor melakukannya! Kenapa diskonnya segitu? Karena kompetitor juga mendiskon sebesar itu, duh! Yang lain mendiskon karena strategi dan matematika, kok ya ini malah memberi diskon karena sekedar mengikuti dan terbawa suasana belaka.

.

Tekniknya? bisa pakai harga coret. Pasti sudah sering kena kan? Harga asli berapa, ditulis besar-besar, lalu dicoret secara demonstratif, dengan coretan warna merah misalnya, kemudian harga baru yang lebih rendah di cantumkan, sehingga memperkuat efek persuasifnya. Siapa yang tidak kejang melihat angka terpampang? Siapa yang mampu berpaling saat dipikat angka yang bikin merinding?

.

Teknik lain? Bisa pakai prosentase potongan. Sering kena juga? Sale! Diskon 10%, 20%, 30% secara konservatif, hingga diskon 70%, 80%, 90% yang agresif, kerap kita temui dan menggoda hati. Kadang sengaja tidak dicantum harga baru nya, harga asal saja yang dipajang, kemudian diskonnya berapa persen ditampil juga. Efek yang terjadi, otak kita diam-diam menghitung, melakukan kalkulasi, menjalankan operasi matematika sederhana yang kita peroleh saat SD. Malas berpikir? Jamak kita temui, prospek konsumen yang mengeluarkan handphone dan menghitung lewat kalkulator. Paling malas? Panggil pramuniaga dan tanyakan saja, setelah diskon, harganya jadi berapa?

.

Faktor penting dalam harga diskon baik harga coret maupun prosentase potongan adalah visualisasi atau dramatisasi sehingga benak calon konsumen benar-benar dicecar dengan logika dan fakta tentang betapa murahnya harga yang mereka akan peroleh sebagai dampak atas beta besar nya potongan harga yang akan mereka nikmati.

.

Sudah memberikan diskon, namun penjual masih mendapat keuntungan, apa bisa dan apa mungkin? Tentu saja, dengan syarat kalkulasi HPP jelas diketahui dan tingkat gross profit yang mau dicapai terkalkulasi rapi. Pada prinsipnya, memberikan diskon bukan lah sebuah mode dimana penjual menjual rugi atas produk yang di tawarkan, namun lebih pada “pemberian insentif” dari produsen kepada konsumen. Diskon adalah kesadaran dan kesediaan produsen untuk mengurangi keuntungan sebagai insentif pada konsumen, Tujuannya, agar kemampuan atau daya beli konsumen dapat menjangkau level harga yang ditentukan, mendorong pembelian dalam jumlah lebih banyak dari sebelumnya, atau mendorong kesegeraan terjadinya transaksi.

.

Satu hal yang perlu dicermati, saat memberikan diskon, di hitung dulu, nggak perlu sampai membahayakan keuangan perusahaan. Perumpamaan nya, kalau ngasih potongan, secara hitungan, kasih aja potongan ekor, nggak perlu sampai potong ekor, potong kaki belakang, potong perut, berbahaya, apalagi kalau motong motongnya hanya sekedar berdasar asumsi prematur : karena kompetitor melakukan diskon dan besaran diskonnya segitu. Tobat segera, ambil air wudhu, cari arah kiblat, dan hamparkan sajadah.

.

Salam Pertumbuhan!

Faizal Alfa

PT Fortuna iMARKS Trans

Marketing Development Partner

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Go Top