Analisa C yang ketiga adalah competitor, analisa ini perlu dilakukan untuk mengetahui potensi bisnis dan tentunya market share. Jadi berapa banyak competitor yang ada di teritori akan menentukan potensi revenue yang didapat. Pertama jelas harus tau berapa competitor direct maupun indirect, cara hitungnya bisa menghitung manual dengan menyusuri area sekitar dan juga bisa menggunakan google maps. Setelah mengetahui jumlahnya dan telah dikategorisasi mana yang termasuk competitor direct and indirect selanjutnya melakukan compare secara head to head. Pilih competitor yang paling relevan dan bandingkan secara produk hingga cara pemasarannya, apakah berimbang atau malah tertinggal jauh. Jika tertinggal jauh maka segera perbaiki ya .

 Seperti yang dilakujan client- client saya, mereka selalu melakukan analisa setiap bulannya kepada competitor2 yang sudah masuk radar, tiap bulannya paling sering yang diamati adalah program pemasarannya. Selain program pemasaran, kualitas produk competitor juga menjadi sasaran mystery shopper untuk menyajikan data perbandingan dengan produk sendiri.Bayangkan jika Ayam Goreng Nelongso dengan 60 cabangnya melakukan ini setiap bulan, bukan main effort yang dikeluarkan untuk melakukan hal ini. Apalagi jika setiap akan buka outlet baru, seluruh competitor wajib masuk dalam radar.

Yap, itu rangkaian dari Pertumbuhan Horizontal hingga analisa 3C nya semoga bermanfaat , dan tunggu di artikel yang selanjutnya

Salam,
Nicholas Ryan

PT Fortuna iMARKS Trans

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Go Top