\"\"

Gambar tersebut saya dapat dari salah satu twitter yakni @BinetLes adam&everDDB yang mulai menjelaskan cara kerja iklan. Ketika salah satu master cuan yang saya ikuti ternyata juga membahas mengenai how advertising works sehingga lebih meningkatkan insight saya. Lets story begins !!

“Advertising increase / maintains sales and margins”
Pada dasarnya iklan akan meningkatkan dan mempertahankan penjualan dan margin. Namun, gimana cara menaikkan sales?
“By slightly increasing chance that people will choose your brand”
Pada dasarnya sales bakal naik kalau orang lebih memilih brand kita dibandingkan brand lainnya.
Gimana cara orang bisa lebih memilih brand kita?
“By making the brand easy to think of and easy to buy and creating positive feelings & associations”
Dengan membuat orang jadi gampang kepikiran brand kita dan mereka mengasosiasikan brand dengan emosi positif.
Misalnya, salah satu brand wafer yang sempat jadi brand yang top of mind yang artinya, advertising yang dilakukan sudah oke. Tapi ternyata dari segi rasa lebih enak brand lain, tentu orang cenderung memilih brand yang lain. Solusinya tentu dengan coba bikin rasa yang lebih oke atau ganti komunikasi dengan menonjolkan hal lain selain rasa. Seperti : kemasan yang eye catching atau penggunaan bahan alami sehingga lebih sehat dll
“via broad reach ads that people find interesting and enjoyable and targeted activation that they find relevant & useful”
Disinilah penuangan konten dalam ads dan aktivasi yang relevan dengan contoh yang sudah diterangkan diatas.

Pada dasarnya hal ini mulai saya angkat karena beberapa yang memiliki kesalahan dasar yang sering dilakukan yakni, pertama kita seringkali berpikir bahwa iklan adalah sebuah platform untuk persuasi mengenai brand kita, padahal sebuah brand sebenarnya lebih gampang memilih konsumen berdasarkan perasaan emosi mereka. Kedua, jangan hanya mementingkan short term sales karena focus pada ROI (yang pengen tahu langsung search artikel mbak lintang yak hehehe) dan tentunya juga ROAS (udah baca artikel sebelumnya? Coba search deh wkwkwk), sampai menguras anggaran padahal sebenarnya perlu membangun asosiasi positif.

chaaaan !!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Go Top