Masih tentang seputar menu yang akan kita bahas di artikel kali ini. Tulisan kali ini adalah lanjutan dari artikel yang sebelumnya \”Banyak Menu Banyak Keuntungan\”. Silahkan baca terlebih dahulu sebelum membaca lanjutan artikel kali ini. Jadi, masalah yang coba kita ulas kali ini adalah tentang problem yang dialami temen- temen saat bisnis kuliner. Banyak yang mengeluh, eh volume penjualanku tinggi tapi profit margin kok tipis banget ya. Terlepas dari faktor lain dalam operasional dan financial, ternyata banyak juga temen- temen yang bisnis kuliner tapi margin setiap penjualan menunnya tipis. Contohnya, kita menjual 5 menu makanan, dengan harga yang sama, ambil contoh 12.000 sedangkan hpp sekitar 8.000, terus belum ditambah minuman , ambil contoh es teh harga 3000 sedangkan kisaran hpp es teh adalah 1.200, ya gimana mau gak ngeluh. Ada contoh lagi, misalnya kita jualan menu yang beda dari yang lain, belum bisa menjamin juga kita bisa bersaing dengan kompetitor yang menjual menu makanan pada umumnya.

Jadi dalam penentuan menu temen- temen bisa bagi kedalam 3 kategori dibawah ini. Dalam studi kami ternyata masalah yang sering dialami adalah tentang pembagian menu dan visualnya. Dari pembagian menu temen- temen bisa lihat 3 kategori dibawah ini.

  1. Traffic Generator : Kategori menu yang ini adalah menu yang disediakan untuk menjadi core dari bisnis kuliner Anda dan bisa mendatangkan banyak orang untuk beli. Misalnya, restoran KFC dengan Ayam Originalnya, McD dengan Burger Big Macnya dan banyak contoh lagi. Kata kuncinya adalah best seller. Jadi kalau misalnya temen- temen jualan Ayam Goreng Rempah, maka Ayam Goreng Rempah ini yang akan menjadi produk best seller kalian dengan penentuan harga yang sesuai dengan market yang disasar.
  2. Margin Generator : Kategori ini adalah menu- menu dengan profit margin yang tinggi. Contohnya kita jualan Brewed Coffee, dengan proses yang dilewati dan benefit yang ditawarkan kita bisa jual 2x lipat dari hpp. Kemudian Margin Generator ini juga terdapat pada paketan makanan, topping yang di upselling oleh kasir. Maka, kalau temen- temen ingin jualan dengan profit margin yang tinggi, optimalkan menu- menu yang ber-margin tinggi.
  3. Attention Maker : Kategori menu ini belum wajib bagi temen- temen yang sekarang sedang diposisi startup. Attention Maker ini adalah contoh menu yang bisa dibuat story, tujuan utamanya adalah branding. Yap, lebih mengarah kesitu karena jika menunya dapat perhatian dari market, bisa berpotensi viral. Contoh mudah yang sering ditemui adalah pada penjual bakso. Bakso Granat, Bakso Raksasa ukuran 3 kg ini merupakan contoh produk kategori attention maker.

Nah sekarang sudah tau ya gimana pembagian kategorinya, jadi sekarang gk usah bingung profit margin tipis lagi. Olah 3 kategori menu diatas dan sesuaikan dengan kapasitas bisnis masing- masing.

Salam
Nicholas Ryan

PT Fortuna iMARKS Trans

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Go Top